ada beberapa macam fungsi agama bagi masyarakat
- Fungsi edukatif
Fungsi
edukatif merupakan salah satu tujuan utama agama. Melalui pembimbing, ketua,
dan pemimpinnya agama senantiasa memberikan pengajaran dan bimbingan pada
umatnya agar selalu bersikap dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai keagamaan
dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pengajarannya, agama selalu mendorong agar
setiap individu selalu patuh dan taat serta mempraktekkan ajaran dan perintah
sesuai dengan agamanya. Melalui kehidupan rohani agamnya, seseorang diajarkan
agar dapat tumbuh dewasa dan mengembangkan kepribadian yang baik sejalan dengan
aturan dan nilai-nilai keagamaannya.
- Fungsi penyelamatan
Keselamatan
dan keamanan hidup merupakan dambaan dan harapan semua makhluk hidup di dunia.
Setiap orang selalu berusaha keras untuk mencari dan memperoleh keselamatan.
Hal ini dilakukan dalam berbagai cara sesuai dengan keyakinan dan kecocokan
masing-masing orang. Agama yang merupakan pegangan dan pedoman hidup manusia
diyakini merupakan jaminan yang paling utama dalam memperoleh keselamatan.
Melalui ajaran agama diajarkan dan disebutkan cara dan aturan yang harus
dipatuhi, ditaati, dan dijalankan agar dapat memperoleh keselamatan. Apabila
seseorang mematuhi dan yakin terhadap agama maka akan diberi keselamatan dan senantiasa
mendapatkan perlindungan dari agama agar terhindar dari segala bentuk ancaman
kehidupan seperti bencana, kecelakaan, dan lain-lain.
- Fungsi memupuk persaudaraan
Agama
bersifat universal dan penganutnya terdapat dimana-mana di belahan dunia
manapun dan penganutnya berasal dari latar belakang sosial yang berbeda, suku,
ras, warna kulit, gender, derajt sosial, pekerjaan, dan kasta yang
berbeda-beda. Oleh karena itu, agama dapat dikatakan berfungsi memupuk rasa
persaudaraan diantara sesama manusia dalam menjalin hubunga horizontal yang
erat. Dalam kehidupan beragama setiap umat dengan latar belakang dan kebudayaan
yang berbeda dapat bersatu dan bersama-sama menjalankan nilai-nilai keagamaan
secara kontinyu dan konsisten. Meskipun mempunyai banyak perbedayaan prisnsip
dan tingkat pengetahuan, dalam keagamaan hal itu bukan merupakan penghambat
agar umatnya dapat berinteraksi dan melaksanakan ajaran keagamaan dalam
kehidupan sehari-hari. Banyak pertikaian dan perselisihan antar manusia dapat
diselesaikan dengan adanya campur tangan dari agama sehingga pihak yang
berselisih memahami manfaat dari pembelajaran agam dan dapat menghindari
peritkaian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar