Kamis, 31 Mei 2012

banjir menjadi hiasan yang merugikan


A.    LATAR BELAKANG MASALAH
Keindahan kota sedikit terasa saat musim kemarau, lalu lintas terlihat sedikit lancar. Berbeda pada saat musim hujan, banyak hal yang menjadi masalah keterlambatan, macet, dan yang paling membosankan dipandangan mata yaitu BANJIR.  Beberapa kota besar terdapat daerah yang menjadi langganan banjir, buka hanya berdampak pada kerusakan harta benda akan tetapi berdampak pada proses perekonomian, keterlambatan dalam mengerjakan sesuatu merupakan salah satu kendala dalam keberlangsungan proses keberhasilan dalam segala sesuatu, waktu satu menit begitu menentukan dan akan terasaberharga saat kita dibandara. Waktu satu jam akan terasa berharga saat kita akan menolong orang yang sudah kritis dan lain sebagainya.
Banjir merupakan wacana lama yang mungkin bias dikatakan sudah kadaluarsa, setiap dewan perwakilan Masyarakat mulai tingkat bawah sampai tingkat atas selalu menjadikan penaggulangan banjir sebagai program kerja yang paling diproritaskan, bahkan salah satu bahkan salah satu pasangan calon Gubernur menjadikan penaggulangan banjir sebagai agenda besarnya.
Banjir tiap tahun atau tiap datang penghujan selalu dirasakan oleh masyarakat bandung dan pengguna jalan raya, hal tersebut sangat mengganggu, ada seribu macam keluhan, baik dari karyawan, mahasiswa dan pengendara lainnya., 



B.     PERMASALAHAN













C.    ANALISIS
Melihat masalah diatas, betapa besarnya pengaruh masalah  banjir yang terjadi dalam satu daerah, hususnya daerah besar seperti bandung ini. Bukan hanya berdampak pada kerugian ekonomi saat datang banjir besar seperti yang sering terjadi di baleenda, akan tetapi bisa pada keselamatan nyawa. Kenyamanan berkendara sangatlah penting karna berpengaruh pada keselamatan pengendara itu sendiri.  
Dalam hal ini kita tidak boleh sepenuhnya menyalahkan masyarakat yang kurang menjaga kebersihan gorong-gorong dan drainase lainnya, akan tetapi keprihatinan pemerinta perlu dipertanyakan, kontribusi pemerintah wilayah bandung itu sendiri perlu dkritisi kinerjanya.
D.    SOLUSI
Satu ungkapan “Mencegah itu lebih baik dari pada mengobati “  selanjutnya muncul sebuah pertanyaan Bagaimana kalau sudah terkena?. Maka mengenai solusi atau jalan keluarnaya dari permasalahan tersebut, kita harus tahu factor-faktor penyebab masalah itu sendiri. Setelah mengatahui kita merencanakan, melaksanakan  penyelesaian.
Banjir terjadi biasanya saat musim hujan, hal ini bias disebabkan beberapa hal, diantaranya adalah
1.      Tidak adanya system pengaliran air
2.      Hujan yang lebat sehingga system pengaliran yang tidak bias menampung
3.      Kondisi drainase atau system pengaliran air yang tidak bagus (dangkal, tersumbar).
Tanggung jawab beberapa faktor tersebut di atas lebih untuk tanggung jawab pemerintah, baik pemerintah daerah sampai pada wilayah dan pemerintah lainnya. 
Kasus banjir yang sering terjadi digede bage yang mengganggu pengguna jalan pengendara merupakan hal yang sudah lama terjadi, akan tetapi masi belum ada penanggulangan yang serius dari yang bertanggung jawab. Seharusnya hal ini segera diatasi, karna mengingat jalan gde bage merupakan jalan raya yang menghubungkan keberbagai arah, baik dengan cara membuat system aliran yang bagus atau meninggikan jalan raya itu sendiri dari permukaan tanah sehingga air tidak tergenang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar